Puteri Sukanto Tanoto Masuk ke Daftar 25 Filantropis Berpengaruh di ASEAN

Puteri Sukanto Tanoto Masuk ke Daftar 25 Filantropis Berpengaruh di ASEAN

Tanoto Foundation adalah sebuah lembaga yang pada program perbaikan kualitas pendidikan yang dilakukan melalui peningkatan kompetensi guru dan penyediaan fasilitas untuk menunjang program pendidikan. Selain itu juga, lembaga ini meletakkan dasar-dasar kegiatan filantropi yang bertujuan menanggulangi kemiskinan melalui pendidikan, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas hidup. Jika didefinisikan Tanoto Foundation adalah sebuah lembaga filantropi yang memiliki fokus pada penanggulangan kemiskinan. Dukungan yang mereka lakukan adalah dalam bentuk pendidikan, peningkatan kualitas hidup, dan pemberdayaan masyarakat. Lembaga ini sendiri didirikan oleh Tinah Bingei Tanoto dan Sukanto Tanoto. Sukanto Tanoto adalah salah seorang yang peduli akan pendidikan. Baginya pendidikan adalah dasar dari segalanya, misalnya pada bidang ekonomi, industri dan sebagainya. Salah seorang anak dari Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Sukanto,

Belinda Tanoto memimpin generasi baru bagi Tanoto Foundation. Saat ini, dia dipercaya oleh Tinah Bingei untuk menjadi Dewan Pembina Tanoto Foundation, anggota Komite Eksekutif Tanoto Foundation. Belinda Tanoto membawa Tanoto Foundation sebagai repesentasi yayasan filantropi yang lebih muda dan fokus pada strategi untuk menghasilkan dampak sosial yang berkelanjutan.

Setahun silam, keluarga Tanoto mengkaji kembali kegiatan filantropi mereka tersebut dan strategi baru ini lebih kepada investasi sumber daya manusia di seluruh siklus hidupnya. Selain itu, Tanoto Foundation juga mendukung pendidikan dan pengembangan anak usia dini dengan menekan angka kasus stunting (kerdil) di Indonesia. Dalam hal ini, Sembilan juta anak mengalami stunting yang merupakan angka yang tidak dapat diterima untuk negara berpenghasilan menengah seperti Indonesia. Ketika isu stunting mengemuka dan tengah menjadi sorotan pemerintah, Belinda mengantisipasinya dengan terlibat lebih aktif dalam bidang ini.

Secara pribadi, Belinda Tanoto adalah seorang yang sangat aktif dalam isu-isu kemanusiaan. Selain itu juga, ia bersama sang ibu membangun beberapa fasilitas medis di tempat-tempat terpencil. Karena hal-hal tersebutlah ia masuk dalam “Asean Impact 25”, sebuah katalog yang berisi kompilasi gagasan 25 filantropis berpengaruh di Asia Tenggara. Dalam hal ini, peluncuran katalog bersamaan dengan acara ASEAN Philanthropy Dialogue yang diselenggarakan oleh Asia Philanthropy Circle (APC) di Singapura, 21 Maret 2018.

Selain itu juga, Tanoto Foundation juga berusaha untuk meningkatkan hubungan dengan pemerintah sebagai pengembangan dan perluasan program. Mereka selalu melakukan pendekatan yang berbeda pada sebuah masalah. Setelah mereka memiliki yang model yang baik mereka berbagi dengan pemerintah agar mereka bisa mereplikasinya. Hal itulah yang membuat ambisi Belinda untuk bermitra dengan 20.000 sekolah dasar dalam satu dekade ke depan. Ia mengenalkan pendekatan baru dalam peningkatan mutu pendidikan dasar, mengintensifkan dukungan pada anak usia dini, dan mempertajam data untuk menghasilkan dampak yang lebih produktif. Akan tetapi ia berpendapat bahwa ambisi bukanlah apa-apa jika tidak dieksekusi dengan benar. Dalam upayanya untuk menjadi yayasan filantropi kelas dunia, Tanoto Foundation terus mendorong para profesional yang berkompeten untuk mengembangkan visi dan strategi yayasan ke depan. Dan itulah Puteri Sukanto Tanoto masuk ke daftar 25 Filantropis berpengaruh di ASEAN.