Diet Makanan Mentah

Meskipun Bikin Langsing, 5 Jenis Diet ini Sebaiknya Jangan Kamu Lakukan

Diet merupakan salah satu metode untuk menurunkan berat badan secara sehat yang sudah umum dilakukan para wanita. Bahkan saking populernya, saat ini sudah terdapat banyak sekali jenis diet yang bisa kita temukan informasinya di berbagai media. Namun, meskipun dapat melangsingkan tubuh, ada beberapa metode diet yang justru memiliki resiko menimbulkan berbagai penyakit. Beberapa jenis diet ini, meskipun sering direkomendasikan oleh para selebriti namun ternyata kurang baik untuk kesehatan tubuh. Jadi untuk kamu yang ingin menurunkan berat badan sebaiknya perhatikan kembali. Nah berikut ini jenis diet yang patut kamu hindari. Yuk mulai menjalani pola hidup sehat mulai dari sekarang!

Diet Makanan Mentah

Jenis diet ini menuntut pelakunya untuk mengonsumsi makanan tanpa dimasak terlebih dahulu karena mereka percaya bahwa proses memasak dapat merusak zat gizi di dalam makanan. Diet dengan cara mengonsumsi sayuran, kacang-kacnagan, buah serta biji-bijian secara mentah di klaim dapat menurunkan berat badan secara cepat. Namun, sayangnya jenis diet ini tidak dianjurkan oleh para ahli gizi karena paparan bakteri serta virus yang tersembunyi di dalamnya cukup berbahaya bagi kesehatan.

Diet Buah-Buahan

Jenis diet buah-buahan sempat direkomendasikan oleh aktor Ashton Kutcher. Sayangnya jenis diet yang menganjurkan para pelakunya untuk mengonsumsi buah-buahan sebagai makanan utama ini justru bertentangan dengan kesehatan. Meskipun buah adalah makanan yang kaya akan vitamin dan antioksidan, akan tetapi buah sangat minim zat protein, lemak serta karbohidrat yang notabenenya sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Diet Makanan Bayi

Diet makanan bayi sempat dipopulerkan oleh artis Jennifer Aniston. Cara kerja diet ini adalah dengan mengonsumsi makanan bayi sebagai sumber makanan utama demi menurunkan berat badan secara cepat. Sayangnya, nutrisi pada makanan bayi tidak sebanding dengan apa yang butuhkan oleh orang dewasa sehingga dapat menyebabkan timbulnya penyakit. Salah satunya adalah gejala sakit perut dan kekurangan energi.

Diet Makrobatik

Jenis diet ini menganjurkan mu untuk mengonsumsi makanan yang terdiri dari sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan. Namun, kamu tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi daging dan susu. Hal ini tentu saja membuat tubuhmu tidak tersuplai nutrisi yang seharusnya. Jika kamu memaksakan diri untuk melakukan diet ini kemungkinanan besar tubuhmu akan mudah terserang penyakit.

Diet Grapefruit

Grapefuit sendiri adalah jenis buah jeruk yang berukuran lebih besar dari jeruk biasanya, seperti jeruk bali. Diet grapefruit sendiri sempat populer di era 1930 dan diklaim dapat membantu menurunkan berat badan secara instan. Untuk melakukan diet ini kamu dibebaskan untuk makan apa saja, mulai dari daging ayam, gorengan, susu, keju dan lainnya, namun asupan karbohidrat harus dibatasi. Syarat lainnya kamu harus minum 240 ml jus grapefruit setiap kali kamu makan dan kamu juga harus minu air putih sebanyak 240 ml setiap harinya.

Cara diet ini mungkin bisa saja menurunkan berat badan namun mengonsumsi satu jenis makanan dalam waktu lama serta membatasi asupan makanan lainnya dapat menjadikan tubuh kekurangan nutrisi. Oleh sebab itu, cara diet ini tidak baik untuk jangka waktu panjang. Selain itu, grapefruit juga belum terbukti dapat membakar lemak lebih baik.

Jenis diet diatas mungkin tidak terlalu ekstrim namun tetap saja berbahaya untuk kesehatan tubuh. Perlu diketahui bahwa menjalani diet bukan hanya untuk menurunkan berat badan saja, tapi juga untuk membentuk pola hidup sehat. Pada umumnya apa saja yang bersifat instan akan berdampak buruk, begitu pula dengan berbagai jenis diet tersebut. Jadi, sebaiknya jika kamu ingin menjalani program diet konsultasikan terlebih dulu pada ahlinya agar kamu mendapatkan cara diet sehat yang aman untuk tubuh. Tentunya kamu tidak ingin langsing namun sakit bukan?