Intip Koleksi Tenun Ikat Indonesia Karya Didiet Maulana

Intip Koleksi Tenun Ikat Indonesia Karya Didiet Maulana

Jika berbicara soal label Ikat Indonesia, tentu kita akan langsung terbayang dengan kain tradisional Indonesia. Berdiri sejak tahun 2011, label busana lokal digawangi oleh desainer Didiet Maulana ini memang identik dengan karyanya yang menggunakan tenun ikat.

Tenun ikat adalah seni khas Indonesia berupa kain yang ditenun dari helaian benang pakan. Proses pembuatannya pun tergolong cukup unik di mana benang pakan yang diikat, dicelupkan ke dalam zat pewarna alami. Selain itu alat tenun yang digunakan juga masih tradisional dan tidak menggunakan mesin.

Berbeda dari busana tenuk ikat lainya,  Didiet Maulana menciptakan busana yang terbuat dari tenun lurik dan menggunakan motif dasar garis-garis. Keunikan yang terpancar pada koleksi Mentari 2018 yang ia beri tajuk Surya inilah kemudian menarik perhatian banyak orang. Selain itu, koleksi Mentari 2018 juga didominasi dengan warna-warna cerah seperti oranye dan merah terang. Untuk koleksinya kali ini, Didiet mengeksplorasi kain tenun lurik dari Yogyakarta dan Klaten, serta tenun ikat dari Jepara dan Bali. Beberapa koleksi busana Ikat Indonesia ini juga bisa dijadikan sebagai kebaya modern kasual namun tetap mewah.

busana bertajuk Surya

(Sumber gambar: www.lifestyle.okezone.com)

Koleksi busana bertajuk Surya ini dipamerkan melalui peragaan yang berlangsung di Hotel Monopoli pada tanggal 5 Mei 2018.

Menariknya, dari 50 busana yang dipamerkan, beberapa di antaranya dipadukan dengan tenun lurik dan tenun ikat. Di sisi lain, Didiet juga mengambil potongan busana oversized yang sedang menjadi trend fashion millennials saat ini.

Meski Ikat Indonesia dikenal dengan karyanya busananya yang cukup idealis, Didiet mengakui bahwa koleksi Surya masih mengikuti trend generasi Z saat ini yaitu busana oversized, loose fit, croped top, wide pants, camp collar shirt, dan high wasted pants. Namun, di atas itu semua, potongan busana longgar masih mendominasi koleksi Ikat Indonesia ini.

Didiet menjelaskan bahwa meski koleksi Surya sekilas terkesan sama dengan koleksi-koleksi sebelumnya. Namun, menurutnya jelas ada perbedaan di antara setiap koleksinya, tak terkecuali koleksi kali ini.

“Saya mencoba menghadirkan siluet baru untuk Ikat Indonesia yang sekarang lebih oversized dan swimwear,” kata Didiet menjelaskan.

Dalam koleksinya kali ini, Didiet menghadirkan busana untuk wanita dan pria. Busana tersebut menggunakan bahan utama tenun, mulai dari jaket, celana kulot, hingga luarannya.

Koleksi Ikat Indonesia ini juga terbilang sangatlah spesial karena ini merupakan kali pertamanya Didiet mengeluarkan koleksi pakaian renang. Guess what? Pakaian renang Ikat Indonesia juga mengambil motif tenun. Didiet Maulana menjelaskan bahwa bagian luar baju renang karya Ikat tetap menggunakan motif tenun.

“Koleksi ini didorong oleh fakta bahwa orang sekarang lebih sering liburan ke pantai eksplorasi destinasi wisata berbau pantai. Kenapa nggak pakai motif tradisional Indonesia untuk ke pantai?” ucapnya.

potongan busana oversized

(Sumber gambar: www.liputan6.com)

Selain menciptakan potongan busana oversized dan swimwear, Didiet juga menghadirkan beragam model unik untuk menghadirkan nilai perbedaan dalam koleksi Surya. Terlihat para model yang tampil hadir dengan beragam warna kulit dan bahkan dengan tinggi badan di bawah standar pada umumnya. Ini bertujuan untuk memperlihatkan tampilan busana jika dikenakan oleh bentuk tubuh yang berbeda-beda.

“Saya ingin berikan satu kesan keberagaman tidak cuma dari jenis kain yang dipakai tapi juga model, dari mulai tinggi badan yang bervariasi, juga ragam warna kulit,” ucapnya.

Koleksi Mentara 2018 bertajuk Surya ini merupakan karya terobosan bagi Didiet Maulana. Selain ingin memberikan tampilan baru bagi para penggemarnya, Didiet juga mengakui bahwa ia ingin menarik perhatian generasi millennials Indonesia dengan karya busananya yang lebih playful namun masih identik dengan idealisme dari Ikat Indonesia. Bahkan ia mengakui bahwa koleksi Surya terinspirasi dari generasi millennials saat ini.